Coretan Penaku

Madu atau Racun

21 Mar 2011 - 11:34 WIB

veraa1Ajaran Islam yang agung dan mulia mengajarkan/membolehkan seseorang laki-laki untuk beristeri lebih dari satu maksimal empat isteri atau yang lebih populer dikenal dengan “POLIGAMI”. Seorang laki-laki boleh berpoligami dengan satu syarat harus bisa “adil” adil disini bukanlah sebagaimana Keadilan Tuhan yang Maha Adil, namun adil sesuai kemampuan manusia itu sendiri. Tuhan membolehkan poligami bukanlah untuk keperluan nafsu syahwat manusia semata, namun Tuhan lebih tahu tentang makhluk ciptaan-Nya kedepan hingga masa akhir dunia.

Pro kontra poligami semakin marak diera sekarang, namun tidak dapat dipungkiri jumlah kaum wanita lebih banyak daripada kaum laki-laki, itulah sejatinya tujuan dibolehkan poligami. Sebagai pribadi untuk sa’at ini harusnya poligami tidak dilarang oleh seseorang palagi pemerintah, cukup diatur seperti apa poligami yang benar jangan sampai beradu fatwa dan mempermainkan ayat-ayat suci demi kekuasaan. Alasan saya setuju poligami untuk sa’at ini adalah banyaknya janda-janda, pelacuran dan sejenisnya wanita-wanita seperti ini berhak mendapat perlindungan dari seorang suami. Akan tetapi banyaknya laki-laki berpoligami untuk sa’at ini alasan mereka bukanlah seperti apa yang dicontohkan Rasulullah saw, namun laki-laki berpoligami untuk sa’at ini demi memenuhi kebutuhan syahwat semata.

Dilain sisi wanita tak mau dipoligami dengan alasan yg agak naif, cintanya tak mau dibagi-bagi, cinta yang mana kalo sadar cinta tidak ada yang abadi. Perilaku selingkuh dari pihak wanita dan pria sa\’at ini semakin marak…adalah alasan yang urgent untuk berpoligami, agar seorang laki-laki tidak selingkuh diam-diam namun nikah resmi, begitu pula seorang wanita tidak selingkuhi suami orang. Kerelaan seorang wanita sangat dibutuhkan demi berjalan roda kehidupan agar bersih dari perbuatan amoral, selingkuh dan sejenisnya.

Mungkin ada yang kurang berkenan dengan pendapat saya tentang poligami, tetapi ada sebuah pertanyaan bagi yang kurang setuju apakah anda mau “DIMADU [POLIGAMI] ATO DIRACUN [SELINGKUH]” orang yang berfikiran waras dan sehat mungkin lebih baik pilih dimadu daripada suaminya selingkuh kesana kemari dan sebagai bentuk balas dendamnya sang isteri juga melakukan selingkuh.

Selingkuh-selingkuh dan selingkuh yang marak sa’at ini mereka memakai berbagai fasilitas teknologi untuk melakukan selingkuh ..dari mulai BB, facebook, camfrog, dll…mereka saling kucing-kucingan, sembunyi-sembunyian dalam melakukan perbuatan dosa.Akan tetapi hidup mereka tidak akan tenang karena hatinya selalu was-was khawatir perbuatannya diketahui, dan pasti akan ketahuan entah kapan oleh orang lain, dan kebahagiaan sejati tidak mereka temukan. Dan solusi untuk mengurangi perselingkuhan, pelacuran adalah poligami….

Gmana mau pilih ” DIMADU ATO DIRACUN ” ?????


TAGS   sosial / selingkuh / poligami / madu / racun /