Coretan Penaku

Liburan Yg Bijak

24 Dec 2014 - 09:39 WIB

Liburan telah tiba hore hore….sebuah sambutan gembira hari libur sehabis beberapa bulan ditempa berbagai beban pikiran dan tenaga baik anak-anak sekolah maupun para pegawai negeri sipil. Kegembiraan yang amat dinanti-nanti, akan tetapi biasanya dan umumnya setelah kegembiraan liburan usai muncul berbagai permasalahan antara lain :
liburan

- Malas masuk kerja untuk pegawai dan malas masuk sekolah untuk anak sekolah, ini bukan isapan jempol semata, sehabis liburan kantor instansi pemerintah masih lengang seolah-olah para karyawannya senang libur. Tak beda jauh disekolah anak-anak cepat pulang karena pelajaran belum dimulai
- Keluarkan biaya yang cukup besar sehingga masa liburan seolah-olah masa untuk menghamburkan uang.
- Perubahan perilaku yang tanpa diduga, karena menggunakan masa liburan untuk bersuka ria secara negative begadang didiskotik yang tak dapat dihindari terpengaruh narkoba

Permasalahan diatas muncul karena kurang bijak dalam memanfaatkan liburan, padahal tidak semua libur dihari libur tersebut kita masih menyaksikan petani, kuli bangunan, para nelayan senantiasa beraktifitas setiap hari demi melangsungkan kehidupannya, tiada kata hari libur bagi mereka. Sejatinya kita yang punya hari libur merasa bersyukur memilikinya, bentuk rasa syukur tersebut bisa diaplikasikan dengan menggunakan liburan dengan bijak.

Bagaimana liburan yang bijak, sebagai orang awam saya mencoba berbagi sedikit pemikiran yang mungkin masuk dihati pembaca coretanku ini. Bijak dalam memanfaatkan liburan agar tidak menimbulkan permasalahan negatif bagi diri, keluarga dan lingkungan, akan tetapi liburan tersebut membawa nilai positip baik itu ilmu pengetahuan maupun ilmu kerohanian. Mungkin seperti dibawah ini adalah bentuk bijak tersebut

- Menggunakan hari libur untuk berkumpul dengan keluarga, sanak famiy, handai taulan, dengan harapan menambah nilai positip tali silaturrahim dan kekeluargaan.
- Menggunakan hari libur untuk berkunjung ketempat-tempat peninggalan bersejarah, dengan harapan dapat mengenang kebesaran dan perjuangan para pendiri bangsa ini untuk dijadikan tauladan.
- Menggunakan hari libur untuk bertamasya, kekebun binatang, pantai,pegunungan. Untuk mengagumi kebesaran Illahi atas ciptaan-Nya.
- Menggunakan hari libur untuk mengunjungi saudara-saudara yang kurang beruntung, dipanti asuhan, yatim piatu atau panti rehabilitasi. Untuk memupuk rasa solidaritas sosial pada sesama.
- Menggunakan waktu libur, untuk berkebun dengan tujuan melatih cinta akan tanaman dan kecintaan terhadap lingkungan.

Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan bernilai positip dalam mengisi hari libur guna mencegah anak-anak ikut-ikutan balap motor liar, begadang mabuk-mabukan, dugem dan perilaku negatif lain. Hari libur bukanlah hari untuk mengubah diri menjadi lebih buruk akan tetapi hari bagaimana kita menyegarkan diri untuk kembali fresh pada saat usai liburan.

Sedikit coretan kali ini semoga bermanfaat.


TAGS   Holiday Tips /