Coretan Penaku

Bijak Menikmati Kemerdekaan

16 Aug 2017 - 10:33 WIB

72 tahun Indonesia telah merdeka, selama selang 72 tahun tersebut para pejuang kemerdekaan mulai terkikis oleh jaman, satu demi satu gugur dan tidur panjang dengan damai ditanah negeri yang mereka perjuangkan. Namun masih juga kita jumpai para veteran perang yang usianya sudah senja masih dikasih umur panjang untuk menikmati kemerdekaan yang mereka raih. Sederhana apa adanya bahkan hingga ada kehidupan ekonominya yang kekurangan, namun mereka tetap tabah dan berusaha tetap tersenyum.

Ketabahan dan kesederhanaan inilah yang patut kita teladani dari para pejuang tersebut untuk dijadikan pedoman dalam menikmati dan mengisi kemerdekaan yang mereka  perjuangkan dengan taruhan harta dan nyawa.

Tak pernah terdengar mereka demo minta kenaikan uang santunan yang diberikan pemerintah walau tak mencukupi untuk hidup………….

Tak pernah terdengar mereka minta anak cucunya untuk diprioritaskan diterima diinstansi pemerintah, PNS, TNI POLRI…..

Tak pernah terdengar mereka ikut antri untuk mendapatkan raskin, walaupun mereka berhak untuk mendapatkannya….

Tanpa kita sadari kita yang sedang menikmati kemerdekaan ini justeru bertindak berlebihan dan berdampak pada kerugian orang lain.

Pejabat elite negeri ini dengan jabatannya saking enaknya menikmati kemerdekaan mereka lakukan korupsi yang secara tidak langsung menghilangkan kemerdekaan orang lain, uang korupsi yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat dicuri untuk kepentingan dirinya.

Pejabat yang punya kekuasaan tanpa sadar menikmati kemerdekaan ini dengan membuat sebuah kebijakan hanya untuk kepentingan dirinya dan merugikan orang lain secara menyeluruh.

Ormas besar yang punya masa dan dana yang besar menikmati kemerdekaan ini dengan bertindak melakukan perbuatan intimidasi pada orang-orang lemah yang tak beda jauh dengan perilaku para penjajah negeri ini.

Partai politik besar yang mempunyai massa dan kuasa membuat kebijakan yang mengkerdilkan dan mematikan hak-hak berpendapat dan berpolitik orang lain agar tidak menjadi besar menyaingi dirinya.

Pengusaha media dengan kekuatan medianya menikmati kemerdekaan ini dengan mengisi info beritanya secara tidak obyektif yang cenderung memihak salah satu fihak dan membungkam yang lain, tak beda jauh bentuk penjajahan dengan monopoli media.

Para cerdik cendikiawan, penulis atau sekedar seorang peblogger tanpa sadar mengisi kemerdekaan ini dengan tulisan-tulisan yang menyudutkan orang lain yang secara tidak langsung menjudge dan merupakan bentuk penjajahan opini yang jarang kita sadari kita merasa merdeka untuk menulis namun tanpa melihat tulisan kita justeru memebelenggu kemerdekaan orang lain.

72 tahun Indonesia Merdeka kalau tidak benar-benar bercermin seperti apa menikmati kemerdekaan ini dengan benar , maka kita semua anak bangsa belum menikmati kemerdekaan negeri ini dengan sebenarnya.

Pesan dan tauladan para pejuang yang terbiasa dengan ketabahan, kerja keras, pengorbanan ikhlas patut jadi renungan untuk kita kenang dan kita kerjakan untuk menikmati kemerdekaan negeri ini agar anak bangsa benar-benar merdeka……


TAGS   72 tahun / HUT RI / Merdeka /