Coretan Penaku

  • Politik / Opini /
    27 Jan 2017

    Kenapa Ahok di Jakarta ?

    Akhir-akhir ini situasi perpolitikan panas hampir meluas hingga kebeberapa daerah, akibat kurang pandainya sifulan menjaga mulutnya sehingga berakibat dirinya jadi terdakwa kasus penistaan agama. Yang menarik panasnya situasi moment jelang pilkada menyebar kepelosok negeri. Publik dan media terfokus pada panasnya perseteruan sifulan cagub petahana dengan lawan-lawan politiknya. Hebatnya juga tokoh-tokoh politik senior, dari mantan presiden konsentrasi penuh pada ajang politik di Jakarta. Bahkan aparat penegak hukum didaerahpun ikut terbawa arus politik di Jakarta. Sehingga publik tidak bisa membedakan mana kasus hukum penistaan agama dan mana ajang serang moment pilkada Jakarta. Kasus penistaan agama yang sejatinya sebuah kasus seorang warga negara melawan hukum dibawa-bawa keranah polit
  • Opini / Ekonomi /
    26 Jan 2017

    Pedasnya Harga Cabe Yg tak Dinikmati Petani

    Beberapa waktu lalu publik disibukkan dengan mencuatnya harga cabe rawit yang semakin pedas hingga mengalahkan harga jual kebutuhan pokok lainnya. Fenomena naiknya harga hasil pertanian senantiasa ada setaip tahunnya dikarenakan permintaan tak seimbang dengan persediaan barang dikarenakan gagal panen atau tidak ada petani yang menanamnya. Namun jarang sekali kita menengok jerih payah petani dalam menghasilkan produk tersebut yang terkadang membuat mereka enggan untuk menanam karena saat panen harga jatuh terjerembab hingga petani tak dapat keuntungan sama sekali. Dimasa lalu Didesa pelosok tertinggal bertani sebuah kegiatan untuk menyambung hidup, hasil pertanian yang mereka peroleh digunakan untuk makan, terbiasa mereka menyimpannya dilumbung-lumbung yang mereka miliki, sedikit demi sed
  • Opini /
    14 Dec 2016

    Bukan #AirMataBuaya

    #AirMataBuaya taggar yang lagi naik populer naik daun saat Sifulan menangis disidang pada kasus penistaan agama. Taggar itu muncul karena beberapa kalangan menganggap tangisan tersebut hanya sandiwara untuk mencari simpati dan empati pada dirinya dalam mendongkrak kembali suaranya pada pilgub . Tuduhan #AirMataBuaya tersebut ada benarnya juga ada salahnya karena kita semua tidak tahu isi hati dari yang menangis itu sendiri. Saya tidak mau berpolemik soal tangisan dipersidangan tersebut, yang menarik ada guyonan ala warung kopi saat menonton live persidangan tersebut mengomentari tuduhan #AirMataBuaya, “ Itu bukan #AirMataBuaya, sebab Sifulan laki-laki bukan ibu-ibu “…” Bukan #AirMataBuaya, Sifulan manusia bukan hewan “….. Komentar lucu ala warung kopi
  • Opini /
    9 Dec 2016

    Hari Anti Korupsi dan Maulid Nabi saw

    Hari ini tanggal 9 Desember 2016 adalah hari diperingatinya Hari Anti Korupsi sedunia. Sebuah moment mengingtakan kembali pada diri kita semua sebagai hamba Tuhan, warga negara baik dari kalangan rakyat jelata hingga pejabat tinggi agar senantiasa berhati-hati agar tidk terjerumus perbuatan korupsi. Entah mengapa dibuatkan khusus hari untuk memperingati Anti Korupsi sedunia, mungkin semua bangsa menyadari bahwa Korupsi adalah biang kehancuran sebuah negara, tak mengindahkan ideologi bentuk pemerintahan sebuah negara jikalau korupsi mewabah maka negara tersebut akan mengalami kehancuran. Korupsi musuh bersama bagi siapa saja dari berbagai belahan dunia. Tujuan peringatan Hari Anti Korupsi sama dengan maksud dikeluarkannya konvensi ini yakni untuk mempromosikan strategi pemberantasan koru
  • Opini /
    2 Sep 2016

    Mari Bercermin

    Kebanyakan wanita saat dandan memakan waktu lama hingga waktu untuk makan sarapan pagi hampir sama dengan lamanya waktu wanita dandan. Lamanya waktu dandan kebanyakan digunakan untuk didepan cermin untuk mengamati, mulai putar kanan kiri, lihat depan belakang, mencermati raut wajah, apakah lipstik, bedak, eyesido, sudah cocok dengan baju yang digunakan, apakah ada bagian dari baju-baju yang masih terbuka terutama resleting dan lain-lain. Kebiasaan wanita berlama-lama didepan cermin waau terkadang membuat para suami merasa jengkel apalagi ketika akan mengahdiri undangan acara tertentu dimana waktu sangat sempit. Akan tetapi ada hikmah dan pelajaran dari berlama-lamanya bercermin para wanita tersebut. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah kejadian yang menjadi booming dan daya tarik dunia on
  • Opini /
    16 Aug 2016

    Gloria Bukan Arcandra

    Gloria Bukan Arcandra, ini ungkapan yang saya coretkan jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 tahun. Ada perbedaan mendasar antara Gloria dengan Arcandra, Gloria berkewarganegaraan Perancis bukan atas niatan kemaunnya sendiri, sedang Arcanda yang diduga berkewarganegaraan ganda Indonesia dan USA atas kemauannya sendiri. Letak perbedaan niatan untuk memiliki paspor kewarganegaraan asing terlihat jelas. Gloria gadis muda usia 16 tahun tak menyadari bahwa dirinya bekewarganegaraan Perancis. 16 tahun besar dan belajar disekolah Indonesia membuat dirinya begitu Cinta dengan NKRI, terpilihnya dia sebagai wakil sekolahnya untuk menjadi calon paskibraka bukannlah hal yang mudah, perlu seleksi ketat dari mulai tentang pemahaman Pancasila yang belum tentu dihafal oleh para petinggi dan politi
  • Opini /
    12 Aug 2016

    Mengenang Wajah Pejuang Yg Terlupakan

    Tak terasa sudah 71 tahun Indonesia merdeka, tepatnya 17 Agustus 1945, 71 tahun yang lalu dipekikan Merdeka….!!! hasil akhir sebuah perjuangan anak bangsa yang bertaruh harta, nyawa dan bergelimang tetesan air mata. Jangan tanya apa yang karu peroleh dari kemerdekaan negeri ini namun tanyalah apa yang kau perbuat untuk kemerdekaan negeri ini. Mengenang kembali perjuangan para pejuang kemerdekaan negeri ini, aku coba otak-atik lemari usang peninggalan ayah dan kakekku, kutemukan sebuah album foto yang usang dengan beberapa foto yang sudah mulai luntur warnanya.     Wajah-wajah pejuang tersebut bukanlah pahlawan besar yang namanya dikenang diumum sebagai, nama jalan, nama bandara dan lain-lain. Namun patut ditelaah mereka yang telah tiada adalah ujung tombak perjuangan,
  • Opini /
    29 Jul 2016

    Reshuffle Bukan Untuk Uji Coba

    Ada sebuah kutipan berita menarik beberapa waktu yang dari sebuah media online, tentang aktivitas Jokowi dalam blusukannya pada salah satu  pondok pesantren pada moment peringatan hari besar islam, Pertanyaan berikutnya. “Menteri kabinet kerja ada 34, sebutkan 3 saja,” tanya Jokowi. Kali ini giliran santri yang di tengah diminta maju. “Bismillahirrahmanirrahim..” kata santri sebelum menjawab. “Nomor satu.. Ahok!” sebutnya lantang. Sontak tamu undang tertawa, termasuk Presiden Jokowi. “Coba ulangi, sebutkan 3 menteri kabinet kerja,” tanya Jokowi lagi. “Nomor satu, Megawati..!” sahut si anak dengan suara lantang. Disusul tawa Jokowi dan undangan lagi. “Terus?” tanya Jokowi. “Nomor satu Megawati. Nomor dua Aho
  • Opini /
    25 Jul 2016

    Menulis Obat Depresi

    Sebentar lagi musim haji tiba, banyak calon haji menanti-menanti untuk pergi ke Masjidil Haram guna melaksanakan salah satu rukun Islam. Dalam kegiatan ibadah haji ada salah satu kewajiban haji yaitu melontar jumroh. Aktifitas tersebut simbol perlawanan terhadap godaan syetan/iblis yang diilhami dari kisah Nabi Ibrahim saat digoda setan bertubi-tubi ketika akan jalankan perintah Tuhan-Nya. Setan-setan tersebut dilempari dengan batu-batu kecil agar pergi dan tidak menggodanya lagi. Melontar Jumroh Sebuah aktifitas yang perlu dikaji secara maknawi, benarkah setan masih ada di tempat melontar jumroh, padahal setiap tahun telah dilempari jutaan jamaah haji ? pertanyaan ini perlu kajian secara logika, dari jenis setan yang tercantum dalam kitab suci bahwa ada golongan setan jin dan golongan se
  • Opini /
    22 Jul 2016

    Difabel Juga Manusia Punya Hati Punya Rasa

    Sering kita sengaja atau tidak menyepelekan, mendeskriditkan penderita difabel baik secara sengaja atau tidak. Saat naik kendaraan umum terkadang kita tega membiarkan mereka tidak dapat tempat duduk karena kita lelah dan capek sehingga enggan memberikan tempat duduk kita. Saat berkendara dengan kendaraan pribadi, kadang kita acuh tak ketika melihat penderita difabel kesulitan, menyeberang dijalanan yang ramai. Tak jarang juga pihak keluarga sendiri menyingkirkan, menyembunyikan anggota keluarganya yeng menderita difabel karena dianggap sebagai aib dan membuat malu nama baik keluarga mereka, padahal keterbatasan mereka bukan atas kemauan mereka, saya yakin mereka juga ingin sempurna tanpa kekurangan akan tetapi takdir berkehendak lain entah apa penyebabnya sehingga mereka harus menanggun

Author

Djoen.ID

Coretan Terbaru

Yang Corat Coret