Coretan Penaku

  • Opini / Sosial / Budaya /
    16 Feb 2017

    Lunturnya Nilai-nilai Luhur Pancasila

    Kesantunan adalah tata cara, adat, atau kebiasaan yang berlaku dalam suatu masyarakat. Kesantunan merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial. kesantunan antara anak dan orangtua, antara orang yang masih muda dan orang yang lebih tua, antara tuan rumah dan tamu, antara pria dan wanita, antara murid dan guru, pemimpin dan rakytanya dan sebagainya. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik ketika negara Indonesia didirikan sampai sekarang memasuki perkembangan global. Sebagai dasar negara tentulah pancasila harus menjadi acuan negara dalam menghadapi tantangan global dunia yang terus berkembang. Pancasila sebagi kepribadia
  • Opini / Gaya Hidup / Sosial /
    13 Feb 2017

    Jadikan Musibah Sebagai Tuntunan Bukan Tontonan

    Semakin majunya jaman serta akibat pengaruh globalisasi budaya sebuah bangsa juga ikut berubah. Tengoklah dahulu ketika ada musibah kematian, anak-anak kecil pada ketakutan untuk melihat apalagi mendatangi kuburan saat dimakamkan, begitupula dengan orangtua masa itu juga mewanti-wanti agar anaknya tidak melihat mayat orang yang meninggal. Kini berbeda jauh sering kita lihat anak-anak kecil ikut melihat, mengunjungi hingga ikut kemakam orang yang meninggal untuk dikuburkan. Sebuah pembentukan perilaku yang mengalami kemajuan dari pengaruh bentuk mistik kuno, tahayul, dan sejenisnya. Akan tetapi saat ini pula karena terlalu majunya perilaku tersebut  sehingga melampui norma-norma yang ada. Banyak kita jumpai orang berkerumun untuk melihat dan mendatangi musibah kecelakaan, bencana al
  • Sosial / Budaya /
    4 Feb 2017

    Perlukah Periksa Jenis Kelamin ?

    Beberapa hari yang lalu ada sebuah berita yang mengejutkan, sebagaimana yang dikutip dari media massa sebagai berikut : “Kasus pasangan sejenis yang membuang bayinya di semak-semak masih menjadi perbincangan warga Lingkungan III, kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjungbalai, Sumut. Pasalnya, kejadian pada Kamis (2/2) tersebut, cukup mengejutkan warga karena bayi malang itu lahir dari rahim wanita yang menyaru sebagai laki-laki saat pernikahan. Farel, 25, yang diketahui warga sebagai pria menikahi Sal, 21, tiba-tiba hamil dan membuang bayinya di semak, belakang rumah warga. Hal inipun langsung membuat geger warga, dan keluarga Sal. Sejatinya sebagai seorang istri Sal, mengaku sangat menyayangi pasangannya Farel yang menjadi suaminya. Menurut Sal, selama ini Farel
  • Politik / Opini /
    31 Jan 2017

    Kepedulian Semusim

    Saat ini musim pemilihan kepala daerah atau lebih dikenal dengan Pilkada diberbagai daerah di Indonesia. Bermunculanlah para calon pemimpin diberbagai daerah tersebut dengan berbagai jargon politiknya masing-masing hingga ada yang menganggap pemilihan dirinya sebagai pelayan rakyat walaupun mengingkari dirinya diplih untuk jadi leader didaerahnya masing-masing. Perolehan suara kunci utama kesuksesan mereka untuk meraih kursi kepemimpinan mereka idamkan. Tak pelak berbagai cara untuk memperoleh simpati calon pemilih dari mulai menutupi rapat aib dirinya diringi membuka lebar-lebar aib lawan-lawannya yang adu dalam ajang kampanye. Uangpun berhamburan dikeluarkan hingga miliaran rupiah untuk promosikan diri mereka dengan mudahnya tidak seperti hari-hari biasa yang cenderung sulit untuk kel
  • Politik / Opini /
    27 Jan 2017

    Kenapa Ahok di Jakarta ?

    Akhir-akhir ini situasi perpolitikan panas hampir meluas hingga kebeberapa daerah, akibat kurang pandainya sifulan menjaga mulutnya sehingga berakibat dirinya jadi terdakwa kasus penistaan agama. Yang menarik panasnya situasi moment jelang pilkada menyebar kepelosok negeri. Publik dan media terfokus pada panasnya perseteruan sifulan cagub petahana dengan lawan-lawan politiknya. Hebatnya juga tokoh-tokoh politik senior, dari mantan presiden konsentrasi penuh pada ajang politik di Jakarta. Bahkan aparat penegak hukum didaerahpun ikut terbawa arus politik di Jakarta. Sehingga publik tidak bisa membedakan mana kasus hukum penistaan agama dan mana ajang serang moment pilkada Jakarta. Kasus penistaan agama yang sejatinya sebuah kasus seorang warga negara melawan hukum dibawa-bawa keranah polit
  • Opini / Ekonomi /
    26 Jan 2017

    Pedasnya Harga Cabe Yg tak Dinikmati Petani

    Beberapa waktu lalu publik disibukkan dengan mencuatnya harga cabe rawit yang semakin pedas hingga mengalahkan harga jual kebutuhan pokok lainnya. Fenomena naiknya harga hasil pertanian senantiasa ada setaip tahunnya dikarenakan permintaan tak seimbang dengan persediaan barang dikarenakan gagal panen atau tidak ada petani yang menanamnya. Namun jarang sekali kita menengok jerih payah petani dalam menghasilkan produk tersebut yang terkadang membuat mereka enggan untuk menanam karena saat panen harga jatuh terjerembab hingga petani tak dapat keuntungan sama sekali. Dimasa lalu Didesa pelosok tertinggal bertani sebuah kegiatan untuk menyambung hidup, hasil pertanian yang mereka peroleh digunakan untuk makan, terbiasa mereka menyimpannya dilumbung-lumbung yang mereka miliki, sedikit demi sed
  • Opini /
    14 Dec 2016

    Bukan #AirMataBuaya

    #AirMataBuaya taggar yang lagi naik populer naik daun saat Sifulan menangis disidang pada kasus penistaan agama. Taggar itu muncul karena beberapa kalangan menganggap tangisan tersebut hanya sandiwara untuk mencari simpati dan empati pada dirinya dalam mendongkrak kembali suaranya pada pilgub . Tuduhan #AirMataBuaya tersebut ada benarnya juga ada salahnya karena kita semua tidak tahu isi hati dari yang menangis itu sendiri. Saya tidak mau berpolemik soal tangisan dipersidangan tersebut, yang menarik ada guyonan ala warung kopi saat menonton live persidangan tersebut mengomentari tuduhan #AirMataBuaya, “ Itu bukan #AirMataBuaya, sebab Sifulan laki-laki bukan ibu-ibu “…” Bukan #AirMataBuaya, Sifulan manusia bukan hewan “….. Komentar lucu ala warung kopi
  • Opini /
    9 Dec 2016

    Hari Anti Korupsi dan Maulid Nabi saw

    Hari ini tanggal 9 Desember 2016 adalah hari diperingatinya Hari Anti Korupsi sedunia. Sebuah moment mengingtakan kembali pada diri kita semua sebagai hamba Tuhan, warga negara baik dari kalangan rakyat jelata hingga pejabat tinggi agar senantiasa berhati-hati agar tidk terjerumus perbuatan korupsi. Entah mengapa dibuatkan khusus hari untuk memperingati Anti Korupsi sedunia, mungkin semua bangsa menyadari bahwa Korupsi adalah biang kehancuran sebuah negara, tak mengindahkan ideologi bentuk pemerintahan sebuah negara jikalau korupsi mewabah maka negara tersebut akan mengalami kehancuran. Korupsi musuh bersama bagi siapa saja dari berbagai belahan dunia. Tujuan peringatan Hari Anti Korupsi sama dengan maksud dikeluarkannya konvensi ini yakni untuk mempromosikan strategi pemberantasan koru
  • Opini /
    2 Sep 2016

    Mari Bercermin

    Kebanyakan wanita saat dandan memakan waktu lama hingga waktu untuk makan sarapan pagi hampir sama dengan lamanya waktu wanita dandan. Lamanya waktu dandan kebanyakan digunakan untuk didepan cermin untuk mengamati, mulai putar kanan kiri, lihat depan belakang, mencermati raut wajah, apakah lipstik, bedak, eyesido, sudah cocok dengan baju yang digunakan, apakah ada bagian dari baju-baju yang masih terbuka terutama resleting dan lain-lain. Kebiasaan wanita berlama-lama didepan cermin waau terkadang membuat para suami merasa jengkel apalagi ketika akan mengahdiri undangan acara tertentu dimana waktu sangat sempit. Akan tetapi ada hikmah dan pelajaran dari berlama-lamanya bercermin para wanita tersebut. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah kejadian yang menjadi booming dan daya tarik dunia on
  • Opini /
    16 Aug 2016

    Gloria Bukan Arcandra

    Gloria Bukan Arcandra, ini ungkapan yang saya coretkan jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 tahun. Ada perbedaan mendasar antara Gloria dengan Arcandra, Gloria berkewarganegaraan Perancis bukan atas niatan kemaunnya sendiri, sedang Arcanda yang diduga berkewarganegaraan ganda Indonesia dan USA atas kemauannya sendiri. Letak perbedaan niatan untuk memiliki paspor kewarganegaraan asing terlihat jelas. Gloria gadis muda usia 16 tahun tak menyadari bahwa dirinya bekewarganegaraan Perancis. 16 tahun besar dan belajar disekolah Indonesia membuat dirinya begitu Cinta dengan NKRI, terpilihnya dia sebagai wakil sekolahnya untuk menjadi calon paskibraka bukannlah hal yang mudah, perlu seleksi ketat dari mulai tentang pemahaman Pancasila yang belum tentu dihafal oleh para petinggi dan politi

Author

Djoen.ID

Coretan Terbaru

Yang Corat Coret