Coretan Penaku

  • Ekonomi /
    14 Apr 2016

    Mengapresiasi Perjuangan 9 Kartini Asal Gunung Kendeng

    Beberapa ribuan detik yang lalu ada sebuah berita yang patut untuk diapresiasi, berita yang dimuat pada detik.com kutipannya seperti ini : Sebanyak 9 orang perempuan mengecor kakinya dalam sebuah kotak berisi semen. Mereka hadir di depan Istana Negara sebagai penolakan adanya tambang dan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah. Salah satu petani yang hadir dalam aksi ini, Joko Prianto mengatakan bahwa petani menolak adanya segala jenis tambang maupun pabrik semen. Sebab, kehadiran tambang dan pabrik semen di Pegunungan Kendeng membuat mengancam kehidupan pertanian masyarakat. “Kami di sini adalah petani dari Pegunungan Kendeng Utara. Kami menolak adanya tambang dan pabrik semen yang ada di daerah Rembang, Blora, Pati dan Kerobokan. Karena selama ini daerahnya terancam oleh
  • Coretan Opini /
    5 Apr 2016

    Antara Reklamasi & Pulau Tak terurus

    Gonjang –ganjing reklamasi pantai Jakarta yang berujung tertangkapnya pelaku suap demi kepentingan kelancaran mengeruk duit dari program reklamasi pantai tersebut. Membuat miris terlebih lagi reklamasi program peninggalan orde baru tersebut hanya menguntng oknum tertentu dengan dampak yang tidak diperhitungkan kerusakan lingkungan dan menghilangkan mata pencaharian para warga disekitar pantai yang berfprofesi sebagai nelayan. Polemik tentang landasan hukum ijin pelaksanaan reklamasi antara berbagai pihak, pemprov DKI, DPRD DKI, Lembaga Bantuan Hukum, Menteri Kelautan menjadi ajang debat yang tak tentu arah serta usainya entah kapan sementara pihak pemegang proyek reklamasi berjalan tanpa hiraukan polemik mereka, walaupun apa yang mereka kerjakan diduga ilegal. Kebenaran perihal ke
  • Ekonomi /
    30 Mar 2016

    Menanti Senyuman Petani

    Minggu ini adalah musim panen padi tanam pertama ditahun 2016, ada sedikit senyum ceria dari para petani yang aku lihat dipematang sawah. Sambil bercucuran keringat mengangkut hasil panen padi dari sawah kepematang mereka tersenyum bahagia karena hasil panen kali ini menggembirakan. Gambar pinjem dari : http://faperta.unsoed.ac.id Sambil memarkir sepeda saat olahraga bersepeda mencari keringat dipagi itu, aku coba menghampiri salah satu petani sebut saja namanya misdi. “Wahh sudah panen ya pak ? tanyaku padanya “. Iya nak Alhamdulillah kali ini panen lumayan dibanding tahun lalu yang tidak mengahsilkan apa-apa “. Jawabnya. Dari perbincangan panjang lebar aku dapatkan beberapa persoalan pada mereka. Ada perbedaan senyum antara satu petani dengan yang lainnya, bukan kare
  • Pendidikan / Coretan Pendidikan /
    29 Mar 2016

    Sampai Kapan UN jadi "Momok" menakutkan ?

    Diperkirakan pertengahan bulan April dan Mei akan dilaksanakan Ujian Nasional (UN). Dengan semakin dekatnya moment tersebut para siswa dari mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas disibukkan mempersiapkan diri. Tak terkecuali guru berupaya agar para siswa-siswinya berhasil menjalani ujian dengan sukses dan nilai bagus, dibuatlah tryout bagi siswanya untuk mengukur kesiapan. Disisi lain tak ketinggalan orangtua juga kawatir anaknya gagal dalam jian nasional, mereka sibuk mencari lembaga pendidikan non formal semacam kursus, bimbel dan lain-lain agar anaknya bertambah pengetahuan. Sisiswa diliputi rasa cemas dan kawatir kalau-kalau mereka gagal dalam ujian nasional, pihak guru dan sekolah juga cemas dan diliputi rasa kawatir bila anak didiknya ada yang gagal ujian nasional
  • Budaya / Coretan Opini /
    21 Mar 2016

    Pesantren Bukan Untuk Anak Nakal

    Dua kutipan singkat berita detik berikut ini miris namun patut dicerna untuk diambil hikmahnya, adapun kutipan berita tersebut adalah sebagai berikut : Bahaya narkoba terus membayangi kehidupan di Indonesia. Bahkan menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso narkoba sudah disalahgunakan hingga lingkup pesantren. “Narkotika sudah masuk ke kalangan santri terutama di daerah Jatim. Santri, dia zikir dari pagi ke pagi pakai ekstasi, bukan cuma santrinya tapi kyainya juga,” ungkap Komjen Budi di kantornya, Jl MT Haryono, Cawang, Jaktim, Jumat (4/3/2016). Sumber : http://news.detik.com/berita/3157946/komjen-buwas-saat-ini-ada-ekstasi-dipakai-zikir-di-pesantren Melanggar disiplin, seorang santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Desa Denanyar, Kecamatan Kota Jombang tewas s
  • Coretan Hati /
    18 Mar 2016

    Mendidik dengan Seni Budaya

    Pagi hari saat jalan-jalan menghirup udara segar tak sengaja aku temukan sebendel kertas tergeletak dijalan. Sesampainya dirumah aku teliti aku baca untuk mengetahui siapa pemiliknya. Sebendel kertas tersbut ternyata adalah sebuah laporan Penelitian Tindakan Kelas atau dikenal PTK yang dibuat oleh seorang guru. Tanpa mengindahkan kreatifitas sang guru dalam mencari format pengajaran yang relevan dengan kata seribu maaf PTK yang dia buat standard atau sudah umum kalau cari paman google pasti ketemu dan ada kesamaan. Mencermati format pengajaran bagi siswa sekolah di Indonesia kenapa jarang aku temui atau mungkin tidak terlintas dalam benak pikiran mereka atau mungkin belun menemukannya sebuah sistem pengajaran dengan memanfaatkan seni budaya nusantara. Indonesia yang kaya akan ragam adat i
  • Gaya Hidup /
    14 Mar 2016

    Bekal Untuk Anak

    Temuan yang mengejutkan sekaligus patut jadi perhatian kita semua khususnya para orangtua dalam mengasuh, merawat serta menjaga kesehatan anak-anaknya. Sebuah ironi penjual minuman es teh disekitar Monas Jakarta menggunakan air tetesan rel untuk bahan baku minuman yang mereka jual disekitar Monas. Bukan rahasia umum Monas adalah tempat berkumpulanya orang dari anak-anak hingga tua khususnya pada saat hari libur. Kasus semacam ini banyak terjadi diberbagai tempat dengan berbagai macam pola dari mulai makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna, pemanis, penambah rasa berbahan kimia yang merugikan bagi kesehatan anak. Makanan semacam ini luput dari pantauan badan pom, dan banyak disukai serta dikonsumsi oleh anak-anak sekolah. Untuk itu butuh perhatian dan kejelian orangtua agar anak-an
  • Ekonomi /
    22 Feb 2016

    Pengangguran Salah Siapa ?

    Beberapa waktu yang lalu ada dua peristiwa yang layak untuk dijadikan kajian, peristiwa-peristiwa tersebut yaitu demo karyawan honorer atau yang dikenal dengan honorer K2 yang menuntut untuk dijadikan PNS dan demo para buruh yang menuntut agar tidak terjdi PHK pada mereka akibat fenomena PHK yang marak disaat ekonomi negeri ini yang kurang bergeliat. Alasan utama kedua aktifitas pendemo tersebut sama walaupun tujuannya berbeda, para honorer K2 ingin nasib kehidupan ekonominya meningkat dengan dijadikan PNS karena selama ini honor yang mereka terima amat minim sekali, sementara para buruh tidak ingin kehilangan mata pencahariannya. Kesamaan dari alasan mereka kedua kelompok tersebut yaitu sama-sama tidak ingin disebut sebagai “PENGANGGURAN”. Pengangguran sebuah kata yang menj
  • Sosial / Budaya /
    18 Feb 2016

    Ketika Kupu-kupu Malam Dipolitisasi

    Ketika kupu-kupu malam dipolitisasi adalah coretan saya dihari kamis pagi ini, menanggapi sebuah fenomena lokalisasi Kalijodo tempat para kupu-kupu malam mencari nafkah untuk bertahan hidup. Kupu-kupu malam menjadi trending topik diberbagai media setelah mencuat kasus kecelakaan mobil mewah yang menewaskan beberapa orang akibat mabuk dikawasan lokalisasi tersebut. Berbagai politikus unjuk gigi-nya dengan berbagai statement, ide dan solusi terhadap lokalisasi tersebut. Sebuah kepedulian yang patut diacungi jempol, namun tersirat sebuah pertanyaan kenapa baru sekarang mereka peduli pada nasib para kupu-kupu malam tersebut, kemarin ngapain ? Sebuah pertanyaan yang relevan sebab ujung-ujung dari bentuk kepedulian tersebut adalah demi proses politik pilkada yang akan digelar pada tahun depan
  • Gaya Hidup /
    18 Feb 2016

    LGBT Perilaku Jadul

    LGBT sebuah fenomena perilaku manusia yang kian memprihatinkan. Pro kontra tentang perilaku LGBT seolah tak surut dari jaman ke jaman, berbagai argument pro dan kontra menjadi wacana untuk dibaca publik. Yang pro mengatakan LGBT adalah bentuk hak asasi manusia, sementara yang kontra mengatakan LGBT adalah bentuk penyimpangan. Berbagai ahlipun ada yang berpendapat LGBT ada karena gen manusia sejak lahir, sebuah argument yang menurut para ahli benar adanya, dan wajar saja ahli tentu akan mempertahankan argumentnya demi menjaga imets dirinya. Namun fakta Tuhan menciptakan makhluknya 2 jenis, ada matahari ada rembulan, ada siang ada malam, ada laki-laki ada wanita. Argument LGBT bentuk gen sejak lahir terbantahkan terlebih pelaku LGBT adalah orang-orang yang menginjak dewasa, tak pernah dit

Author

Djoen.ID

Coretan Terbaru

Yang Corat Coret