Coretan Penaku

  • Opini /
    19 Jul 2016

    Jangan Jadikan Import sebagai Hobi

    Saking menjanjikannya negeri yang Indonesia sejak dahulu kala menjadi incaran berbagai negara. Teringat sebuah sejarah seorang penjelajah dunia yang terkenal bernama Cristopher Columbus mencari-cari negeri yang yang kaya akan rempah-rempahnya, negeri yang saat ini kita injak, tempat lahir dan hidup kita Indonesia. Gemah Ripah Loh Jinawi gambaran Indonesia yang kaya akan berbagai sumber daya alam baik hewani maupun nabati, dan sumber kekayaan tambang, budaya dan lain-lain. Negeri agraris dengan lahan subur yang luas dialiri berbagai sungai-sungai disekitarnya. Tinggal manusia yang tinggal didalamnya saja apakah mampu mengelola sumber kekayaan yang dimiliki. Sebagian penduduk Indonesia mata pencahariannya banyak dibidang, pertanian dan nelayan. Sebuah kabar yang cukup memprihatinkan : &ld
  • Ekonomi /
    14 Apr 2016

    Mengapresiasi Perjuangan 9 Kartini Asal Gunung Kendeng

    Beberapa ribuan detik yang lalu ada sebuah berita yang patut untuk diapresiasi, berita yang dimuat pada detik.com kutipannya seperti ini : Sebanyak 9 orang perempuan mengecor kakinya dalam sebuah kotak berisi semen. Mereka hadir di depan Istana Negara sebagai penolakan adanya tambang dan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah. Salah satu petani yang hadir dalam aksi ini, Joko Prianto mengatakan bahwa petani menolak adanya segala jenis tambang maupun pabrik semen. Sebab, kehadiran tambang dan pabrik semen di Pegunungan Kendeng membuat mengancam kehidupan pertanian masyarakat. “Kami di sini adalah petani dari Pegunungan Kendeng Utara. Kami menolak adanya tambang dan pabrik semen yang ada di daerah Rembang, Blora, Pati dan Kerobokan. Karena selama ini daerahnya terancam oleh
  • Coretan Opini /
    5 Apr 2016

    Antara Reklamasi & Pulau Tak terurus

    Gonjang –ganjing reklamasi pantai Jakarta yang berujung tertangkapnya pelaku suap demi kepentingan kelancaran mengeruk duit dari program reklamasi pantai tersebut. Membuat miris terlebih lagi reklamasi program peninggalan orde baru tersebut hanya menguntng oknum tertentu dengan dampak yang tidak diperhitungkan kerusakan lingkungan dan menghilangkan mata pencaharian para warga disekitar pantai yang berfprofesi sebagai nelayan. Polemik tentang landasan hukum ijin pelaksanaan reklamasi antara berbagai pihak, pemprov DKI, DPRD DKI, Lembaga Bantuan Hukum, Menteri Kelautan menjadi ajang debat yang tak tentu arah serta usainya entah kapan sementara pihak pemegang proyek reklamasi berjalan tanpa hiraukan polemik mereka, walaupun apa yang mereka kerjakan diduga ilegal. Kebenaran perihal ke
  • Ekonomi /
    30 Mar 2016

    Menanti Senyuman Petani

    Minggu ini adalah musim panen padi tanam pertama ditahun 2016, ada sedikit senyum ceria dari para petani yang aku lihat dipematang sawah. Sambil bercucuran keringat mengangkut hasil panen padi dari sawah kepematang mereka tersenyum bahagia karena hasil panen kali ini menggembirakan. Gambar pinjem dari : http://faperta.unsoed.ac.id Sambil memarkir sepeda saat olahraga bersepeda mencari keringat dipagi itu, aku coba menghampiri salah satu petani sebut saja namanya misdi. “Wahh sudah panen ya pak ? tanyaku padanya “. Iya nak Alhamdulillah kali ini panen lumayan dibanding tahun lalu yang tidak mengahsilkan apa-apa “. Jawabnya. Dari perbincangan panjang lebar aku dapatkan beberapa persoalan pada mereka. Ada perbedaan senyum antara satu petani dengan yang lainnya, bukan kare
  • Ekonomi /
    22 Feb 2016

    Pengangguran Salah Siapa ?

    Beberapa waktu yang lalu ada dua peristiwa yang layak untuk dijadikan kajian, peristiwa-peristiwa tersebut yaitu demo karyawan honorer atau yang dikenal dengan honorer K2 yang menuntut untuk dijadikan PNS dan demo para buruh yang menuntut agar tidak terjdi PHK pada mereka akibat fenomena PHK yang marak disaat ekonomi negeri ini yang kurang bergeliat. Alasan utama kedua aktifitas pendemo tersebut sama walaupun tujuannya berbeda, para honorer K2 ingin nasib kehidupan ekonominya meningkat dengan dijadikan PNS karena selama ini honor yang mereka terima amat minim sekali, sementara para buruh tidak ingin kehilangan mata pencahariannya. Kesamaan dari alasan mereka kedua kelompok tersebut yaitu sama-sama tidak ingin disebut sebagai “PENGANGGURAN”. Pengangguran sebuah kata yang menj
  • Coretan Opini /
    9 Feb 2016

    Menghapus Kesenjangan

    Soal pro kontra proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung patut dicermati, dan dikritisi oleh siapa saja yang berstatus WNI karena permasalahan tersebut menyangkut hidup orang banyak. Urgentsi pembangunan kereta cepat yang kebetulan dimenangkan oleh perusahaan dari China ini yang perlu ditanyakan, walaupun modal yang dipakai adalah milik investor dan sebagian BUMN. Madarat dan Maslahat dari rencana pembangunan kereta cepat tersebut yang perlu dikaji, alasan agar Jakarta-Bandung bisa ditempuh dengan cepat atau mengurangi kemacetan toh telah ada jalur cepat Jalan Tol Cipularang, jalur Puncak Jakarta-Bandung, atau menggunakan pesawat udara. Selain itu perlu dicermati juga dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pembangunan kereta cepat tersebut bagi masyarakat setempat dan sarana

Author

Djoen.ID

Coretan Terbaru

Yang Corat Coret