Coretan Penaku

  • Gaya Hidup / Sosial /
    6 Mar 2017

    Miskin Batin

    “Saya ini memang miskin. Tapi batin saya tidak miskin,“ kalimat yang terucap dari mbah Sadiyo seorang pencari rongsokan dengan penghasilan yang tak menentu rela menyisihkan hasil pekerjaannya untuk menambal jalanan aspal yang berlubang demi keselamatan ratusan hingga ribuan pengendara yang melewati jalan tersebut. Meski penghasilannya tidak seberapa, Sadiyo selalu menyisihkan sebagian uang untuk membeli semen. Semen tersebut dia gunakan untuk menambal jalan yang berlubang. Di bawah terik sinar matahari, tampak Mabah Sadiyo sedang menurunkan dua karung semen dari becaknya, di jalan Desa Gondang-Tunjungan. Berita aksi Mbah Sadiyo dengan ungkapan “batin saya tidak miskin” seolah menjadi cambuk bagi kita semua. Jalan-jalan berlubang banyak kita jumpai dan lewati, terl

Author

Djoen.ID

Coretan Terbaru

Yang Corat Coret